Posts

120 Anak Panti/LKSA Akan Berkampanye Hak Pengasuhan Anak di Bandung

Kementerian Sosial RI giat mensosialisasikan Permensos 30/HUK/2011 tentang Standard Nasional Pengasuhan Anak (SNPA). Tahapan sosialisasi ini sudah dilaksanakan ditingkat Propinsi/Kabupaten sampai ke lembaga pengasuhan anak. Tahun ini SNPA juga akan diperkuat dengan RPP Pengasuhan yang rencananya segera di syahkan. Sehingga penempatan anak mulai dari kandungan sampai peralihan anak baik ke keluarga maupun keluarga pengganti dan lembaga dijamin Negara.

Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Bandung dan 3 Panti/LKSA di Kota Bandung akan melakukan sosialisasi SNPA bersama anak anak. 10 Fasilitator akan menfasilitasi 120 anak yang akan memenuhi Sekolah Alam Bandung Raya, Dago Bandung. Proses sosialisasi ini akan menjadi rangkaian penyadaran hak pengasuhan anak didalam keluarga. Yang selanjutnya akan diserahkan kepada anak anak untuk melakukan kampanye hak mereka.

Proses kampanye ini akan menjadi bagian menarik dari proses penyadaran hak anak atas pengasuhan. Dan dari penangkapan isu ini akan diterjemahkan anak anak dalam kampanye hak mendapatkan pengasuhan yang ramah di keluarga.

Adapun acara akan berlangsung hari Minggu tanggal 26 Februari 2016 Jam 08.00 s.d. 14.00 WIB di Sekolah Alam Bandung Raya dengan rundown menyusul.

Untuk itu mohon kesediaan kehadiran teman teman media guna ikut mensosialisasikan program ini kepada masyarakat luas. Guna peningkatan kualitas hak pengasuhan anak di keluarga.

Pilot Project program Uji coba pengasuhan berbasis keluarga 3 Panti ini dilaksanakan di Panti Asuhan Bayi Sehat, Panti Taman Harapan dan Panti Kuncup Harapan. Lebih kurang 50 keluarga disiapkan untuk mendapat pendampingan dalam program ini dengan mencegah dan mendukung pengasuhan dikeluarga sedangkan untuk anak yang telah kehilangan keluarga 3 LKSA menyiapkan keluarga penggantinya.

Hal ini juga menjadi bagian riset praktek foster care di Indonesia. Riset ini akan menjadi bagian proses RPP Pengasuhan dalam melihat profil keluarga pengganti yang telah di praktekkan ketiga LKSA tersebut.

logo mps

Lazis Muhammadiyah Luncurkan “Child Centre Indonesia”

LAZIS_Muhammadiyah_Luncurkan_Child_Centre_IndonesiaJakarta – Persoalan anak dan keluarga di Indonesia menjadi salah satu perhatian utama Muhammadiyah. Sebagai bentuk perhatian itu, ormas Islam terbesar kedua di Indonesia ini melalui lembaga pengelolaan zakatnya meluncurkan program ‘Child Centre Indonesia’.

“Program ini merupakan upaya merevitalisasi peran panti asuhan dan untuk merubah pola pikir bahwa anak memiliki hak dasar untuk hidup bersama keluarga,” demikian keterangan pers yang diterima detikRamadan, Rabu (8/8/2012).

Program kerjasama Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) dan Majelis Pelayanan Sosial (MPS) PP Muhammadiyah ini diluncurkan di Aula Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

‘Child Centre Indonesia’ merupakan program yang dibuat berdasarkan penelitian Muhammadiyah-Aisyiyah dan studi kasus bahwa pengasuhan terbaik anak adalah di tengah-tengah lingkungan keluarga. Untuk itu, mengembalikan anak ke keluarga adalah jalan alternatif menempatkan keluarga sebagai tempat terbaik bagi anak.

Sementara tujuan dari program CCI antara lain sebagai perluasan peran panti menuju pusat layanan masyarakat, perubahan paradigma pengasuhan panti menuju pengasuhan berbasis keluarga, pendampingan keluarga rentan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan parenting skill, dan pengarus-utamaan hak-hak anak di lingkungan pengasuhan.

Program CCI merupakan bentuk kesinambungan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya seperti penyusunan SOP panti, pelatihan pengasuh dan pengurus panti, pelatihan relawan, parenting skill kewirausahaan, pembentukan kelompok usaha, dan media kampanye jaringan anak.

Pada tahap pertama sebagai model percontohan, program ini akan dijalankan di Panti Asuhan Muhammadiyah yang berada di Wiyung Surabaya dan Panti Serua Depok pada Februari 2012-Januari 2013. Kegiatan ini juga melibatkan relawan dari Korea dan Koalisi Internasional CWPC (Child Welfare Partners Committee).

Dalam acara ini LAZISMU juga meluncurkan program ‘Adventure for Humanity’. Program ini hasil kerjasama LAZISMU dan K2S (Komunitas Motor Adventure Offroad) Jakarta. Program ini adalah aksi petualangan komunitas motor Offroad yang mengemban misi kemanusiaan untuk berdialog dan berbagi kepada masyarakat yang berada di kawasan pinggiran dan pedalaman.

Fokus utama kegiatan ini juga pada upaya rehabilitasi sarana umum seperti tempat layanan kesehatan, pendidikan anak di usia belajar dan sarana ibadah maupun sanitasi air bersih dan aliran irigasi. Aksi ini akan dimulai pada 12 Agustus mendatang, di pedalaman Desa Leuwi Karet dan Klapa Nunggal khususnya di kampung Cibuntu dan Cioray, Kabupaten Bogor.

Sebagai penutup, acara ini diakhiri dengan kerjasama resmi (MoU) antara LAZISMU dan Tempo dalam bentuk Donasi Pelanggan Tempo. Hasil donasi ini akan disalurkan ke LAZISMU untuk pemberdayaan di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Bagi Anda yang ingin mendukung program ini dapat berdonasi melalui Bank Mandiri No Rek 103.000.6262626 a.n LAZIS Muhammadiyah CCI, yang nantinya akan disalurkan bagi pengembangan panti, pemberdayaan orangtua anak dan anak panti itu sendiri.