Posts

MPS PP Muhammadiyah Dirikan Family For Every Child

FamilyDalam rangka melebarkan sayap jaringan terutama dikancah internasional, MPS PP Muhammadiyah berupaya membangun sekutu dan promosi organisasi dengan berbagai NGO diluar negeri. Sebagai aksi nyata dari keinginan tersebut MPS PP Muhammadiyah mendapatkan pengalaman serta kesempatan untuk menjadi anggota sekaligus pendiri organisasi koalisasi Internasional bernama Family For Everchild.

Herni Ramdlaningrum Koordinator Bidang Kerjasama dan Pengembangan Jaringan MPS PP Muhammadiyah yang menjadi delegasi resmi Indonesia dan Muhammadiyah menyatakan, Family For Every Child merupakan organisasi koalisi internasional yang didirikan oleh berbagai NGO internasional. Salah satu fokus isu yang diusung oleh Family For Every Child adalah penguatan kapasitas pengasuhan anak berbasis keluarga. Selama proses pendirian Muhammadiyah dengan berbagai NGO internasional terlibat dalam pembahasan visi –misi organisasi, tujuan, fokus isu, program kerja, kode etik, hak dan kewajiban anggota koaliasi.

Apa yang menjadi alasan Muhammadiyah bisa terpilih menjadi anggota sekaligus pendiri Family For Every Child, Herni menjelaskan Muhammadiyah dipilih sebagai perwakilan Asia Tenggara. Terpilihnya Muhammadiyah karena Muhammadiyah memiliki pengalaman dalam mengelola ratusan Panti Asuhan yang tersebar diseluruh Indonesia sekaligus memiliki rekam jejak dalam pengelolaan program terkait isu -isu anak. Terpilihnya Muhammadiyah tak lepas dari dukungan Save The Childern Indonesia yang turut memberikan dukungan bahwa memang Muhammadiyah layak menjadi anggota koalisi sekaligus pendiri Family For Every Child.

Apa kewajiban jangka pendek yang harus direalisasikan oleh Muhammadiyah terhadap every child, Herni menyatakan berkewajiban untuk melakukan sosialisasi keberadaan Family For Every Child di Muhammadiyah, pemerintah dan NGO yang ada di Indoensia. Terkait hal tersebut team Family For Every Child pada bulan Mei 2013 akan berkunjung ke Indonesia untuk melakukan dialog dan diskusi dengan NGO yang memiliki fokus isu perlindungan dan pengasuhan anak termasuk penjajakan kerjasama program dengan Muhammadiyah.

Family For Every Child Kunjungi Muhammadiyah

Family_For_Every_Child_Kunjungi_MuhammadiyahSebagai tindak lanjut telah rampungnya fase perumusan identitas lembaga, team Family For Every Child yang terdiri Adriana Pacheco Graham (Brazil) Emaly Delap (Inggris) Andy Bilson (Inggris) Zonibel Woods (Kanada) berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Muhammadiyah. Dalam kunjungan kerja selama dua minggu, Emaly dan kawan kawan – kawan  melakukan berbagai kegiatan diantaranya, berkunjung ke Kementerian Sosial, NGO yang memiliki fokus isu perlindungan anak, PP Muhammadiyah serta kunjungan ke panti asuhan Muhammadiyah. Selain kunjungan tersebut, team juga berbagi informasi dan pengetahuan dalam acara Seminar De Institulionaliasi Panti Asuhan dan Pelatihan Penelitian.

Dalam sesi acara Seminar, Team Family For Every Child yang diwakili oleh Adriana Pacheco Graham dan Andy Bilson memaparkan beberapa informasi berdasarkan hasil penelitian serta pengalaman program kerja.Adriana Pacheco Graham dalam pemaparannnya menyampaikan pengalaman negaranya Brazil yang sukses melakukan De Institulionaliasi Panti Asuhan dalam waktu dua tahun. Sementara itu Andi Bilson dalam seminar menyampaikan data berdasarkan hasil penelitian perihal perbandingan kualitas tumbuh kembang anak antara yang tinggal dipanti asuhan dengan diasuh langsung dikeluarga, sedang untuk informasi seputar peran Pekerja Sosial di Indoenesia disampaikan oleh Rachmat Koesnadi Direktur Kesejahteraan Sosial Anak Kementerian Sosial dengan tema bahasan kebijakan dan strategi pengembangan pekerja sosial.

Sementara itu terkait kegiatan pelatihan penelitian, team Family For Everchild berbagai pengalaman dengan team MPS PP Muhammadiyah dan relawan MPS PP Muhammadiyah perihal metode penelitian Appreciative Inquiry sebuah metode penelitian yang menggunakan pendekatan kekuatan atau asset atau yang biasa disebut pendekatan perubahan positif. Setelah mendapatkan materi selama satu minggu peserta pelatihan langsung mempraktikan melalui kunjungan lapangan ke Panti Asuhan Muhamamdiyah melalui kegiatan FGD, wawancara dengan anak, pengasuh dan pengurus panti asuhan.

Saat diterima beraudiensi oleh Prof. DR. Syafiq Mughni Ketua PP Muhammadiyah, Emaly Delap Ketua Delegasi menyampaikan penghargaan dan terimakasih karena Muhammadiyah melalui MPS bersedia bergabung dan bekerjasama dengan Family For Every Child. Emaly juga menawarkan peluang kerjasama terhadap Muhammadiyah, selain menawarkan peluang kerjasama Emaly juga menjelaskan tentang profile organisasi dan proses pembentukan Family For Every Child. Selain berbagi informasi, ada juga pertanyaan bagaimana Muhammadiyah bisa sukses mengelola ratusan panti asuhan. Terkait dengan pertanyaan tersebut, Prof Syafiq Mughni memberikan jawaban, banyaknya panti asuhan yang dikelola oleh Muhammadiyah merupakan penghayatan serta praktik nyata teologi pendusta agama yang menjadi dasar keyakinan warga Muhammadiyah, semua panti asuhan tersebut didirikan oleh kalangan akar rumput Muhammadiyah, Pimpinan Pusat hanya sebatas pembuat kebijakan, dan pengesahan. Semua teknis operasional pengelolaan panti asuhan dan isu perlindungan anak dikelola oleh MPS PP Muhammadiyah. Tidak hanya panti asuhan, dari teologi pendusta agama, Muhammadiyah memiliki lembaga pendidikan, kesehatan dan lembaga usaha dan keuangan mikro.  Saat ditanya tentang isu internasional tentang reformasi panti asuhan yang mengarah pada pengasihan berbasis keluarga, Prof Syafiq menyatakan, isu tersebut sebenarnya memang menjadi salah satu model pelayanan di Muhammadiyah selain panti asuhan namun memang di Indonesia panti asuhan menjadi model yang paling dominan.

Saat berkunjung ke panti asuhan, Team Family For Every Child berdiskusi dengan pengasuh dan pengurus panti asuhan tentang pelayanan dipanti asuhan serta pengalaman menarika apa yang dirasakan selama berinteraksi dengan anak di panti asuhan. Tak hanya panti asuhan, anggota team pun sempat berdiolog dengan rumah singgah swara perihal program pendampingan anak jalanan.